Kamis, 09 Desember 2010




Aku Masih Setia Menanti

Entah berapa musim telah terlewati , entah berapa banyak waktu yang aku lalui..

Namun aku tetap tegar menanti , berharap engkau hadir kembal..i

Saat malam mulai menjelang , wajahmu senantiasa terbayang..

Alam fikirku pun turut melayang , buat hatiku kian gamang..

Di sini , untuk yang kesekian kali , kumasih setia menanti..

Berharap dan terus berdoa di dalam hati , semoga apa yang kuharapkan lekas terpenuhi..

Ingin rasanya aku menjaring matahari , agar dapat menerangi jiwaku yang sunyi..

Andai kau mengerti akan isyarat bahasa langit , maka kan kau lihat aksara yang terukir di atas sana..
Tentang hatiku dalam menyibak tirai rindu..
Tak kan hilang rasaku ini , walaupun harus tertusuk ribuan onak berduri..
Tak kan lelah aku menanti , walau seribu musim silih berganti..
Kau tak kan pernah terganti , meskipun mentari dan rembulan enggan tuk bersinar lagi..

Kau senantiasa aku cintai , hingga penghujung nafasku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment