SAYAP PATAH
Ingin ku terbang dan mengepakkan sayap ini untuk menggapai cakrawala..
Namun , baru aku menyadari , satu sayapku terluka dan bahkan telah patah..
Ku coba untuk mengobati dan membalutnya , namun tak jua kunjung pulih..
Hingga membuat aku tak berdaya serta putus asa..
Haruskah aku melepasnya.. ?
Lalu menggantinya dan menanamkan benih sayap yang baru..
Agar aku bisa melanjutkan perjalanan yang penuh dengan liku..
Mengikuti sinar harapan baru , menuju langit biru yang penuh cahaya baru..
Kamis, 09 Desember 2010

Terima Kasih Ibuku Tersayang , Ibuku Tercinta..
Untukmu Ibu..
Ratusan bahkan mungkin ribuan musim telah aku lewati..
Suka duka kehidupan telah aku jalani..
Namun semua tak kan lah sama , tanpa kehadiran Ibu di sisiku..
Lihatlah salju yang begitu putih dan lembut itu Ibu..
Tetap tak mampu mengalahkan rasa akan kelembutan hatimu..
Salju yang indah , pada saatnya kan mencair..
Namun tidak dengan kasih sayang yang kau tuangkan tanpa pamrih..
Maafkan aku jika sampai saat ini aku belum bisa membahagiakanmu..
Maafkan aku atas semua sikapku yang mungkin membuat Ibu kesal dan tersakiti..
Maaf atas semua tingkahku dari kecil hingga sampai sebesar ini..
Tak kan ku mampu memandang angkuhnya dunia , tanpa petuah darimu..
Seluruh harta yang ada di dunia , bahkan istana yang terbuat dari permata , tak kan mampu menggantikan semua itu..
Andaikan saja dapat ku tukar dengan nyawaku , sebagai ganti atas dedikasimu , akan ku berikan dengan sepenuh hati..
Terima kasih Ibu , atas segenap kasih sayang dan cinta yang telah kau curahkan.. , tanpa pamrih , walau terkadang mungkin aku membuat hatimu pedih..
Terima kasih Ibu... , di manapun dan sampai kapan pun , doaku senantiasa menyertaimu..
Semoga Tuhan mendengar dan mengabulkan atas doa ini.... , Terima kasih Ibuku tersayang

Aku Masih Setia Menanti
Entah berapa musim telah terlewati , entah berapa banyak waktu yang aku lalui..
Namun aku tetap tegar menanti , berharap engkau hadir kembal..i
Saat malam mulai menjelang , wajahmu senantiasa terbayang..
Alam fikirku pun turut melayang , buat hatiku kian gamang..
Di sini , untuk yang kesekian kali , kumasih setia menanti..
Berharap dan terus berdoa di dalam hati , semoga apa yang kuharapkan lekas terpenuhi..
Ingin rasanya aku menjaring matahari , agar dapat menerangi jiwaku yang sunyi..
Andai kau mengerti akan isyarat bahasa langit , maka kan kau lihat aksara yang terukir di atas sana..
Tentang hatiku dalam menyibak tirai rindu..
Tak kan hilang rasaku ini , walaupun harus tertusuk ribuan onak berduri..
Tak kan lelah aku menanti , walau seribu musim silih berganti..
Kau tak kan pernah terganti , meskipun mentari dan rembulan enggan tuk bersinar lagi..
Kau senantiasa aku cintai , hingga penghujung nafasku
Langganan:
Komentar (Atom)
